Deskripsi Diri
Nama saya
Gusti Bagus Eka Saputra Yasa. Saya lahir pada 5 September 1996 di Kota Mataram
yang merupakan sebuah kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saya dilahirkan
dari keluarga yang cukup bahagia. Saya merupakan anak pertama dari 4 bersaudara.
Ayah saya bernama Gusti Bagus Kertayasa dan Ibu saya bernama Gusti Ayu
Candrawati. Saya memiliki 3 orang adik laki-laki, adik pertama saya bernama
Gusti Bagus Dwi Darma Yasa kemudian adik kedua saya bernama Gusti Bagus Wi Yasa
Dewa Putra, dan yang terakhir bernama Gusti Bagus Wira Satya Yasa. Orang tua
saya selalu memberikan motivasi agar cita-cita saya bisa tercapai. Melihat jasa
para dokter dalam mengobati pasiennya, saya termotivasi untuk menjadi seorang
dokter.
Sejak semasa
SD antara tahun 2002 hingga 2008 saya pernah menjadi wakil sekolah dalam
perlombaan antar tingkat SD satu kecamatan, walaupun tidak menang, saya cukup
bangga setidaknya mereka percaya terhadap saya menjadi wakil dari sekolah.
Tahun 2008 saya lulus dari Sekolah Dasar Negeri 16 Cakranegara, saya kembali
meneruskan sekolah ke Sekolah Menengah Pertama 2 Mataram yang mana merupakan
rintisan sekolah bertaraf internasional, Saya bertemu dengan teman – teman
baru, yang membuat saya cukup bahagia menjadi salah satu Keluarga Besar SMP Negeri
2 Mataram. Saya lalui sekolah menengah pertama selama 3 tahun.
Setelah lulus
ditahun 2011, saya ingin melanjutkan ke salah satu Sekolah Menengah Atas. Pada saat
itu, terdengar kabar bahwa SMA Negeri 1 Mataram merupakan sekolah terbaik di
Mataram. Saya pun akhirnya memutuskan untuk mendaftar disana. Namun hasilnya
tidak bagus, saya tidak diterima di sana. Tetapi hal itu tidak membuat saya
menjadi putus asa, saya memutuskan untuk mendaftar lagi di SMA Negeri 5
Mataram. Hasilnya saya diterima di sekolah terbsebut dan saya resmi menjadi
siswa SMA Negeri 5 Mataram
Dari tahun ke
tahun saya jalani dengan belajar,berusaha, dan berdoa. Seperti halnya sewaktu
di sekolah dasar, sewaktu SMA saya juga sering mengikuti olimpiade matematika.
Saya sangat menyukai pelajaran tersebut dan sangat menekuni pelajaran tersebut
hingga saat pembagian rapor nilai matematika saya tidak pernah turun dari
semester pertama hingga semester akhir. Karena sangat menyukai pelajaran
matematika saya berniat untuk masuk Program Studi Pendidikan Matematika ( FKIP
Matematika ). Namun setelah berkomunikasi dengan orang tua, mereka tidak
mengizinkan saya untuk masuk program studi tersebut. Mereka menyuruh saya untuk
masuk perguruan tinggi yang berhubungan dengan kesehatan. Hal itu tentu membuat
saya kecewa. Setelah berpikir panjang saya pun menuruti perintah mereka dan
mulai membiasakan diri dengan Pelajaran Biologi.
2,5 tahun
telah berlalu, pendaftaran SNMPTN telah dibuka. Saya pun mendaftar di Program
Studi Kedokteran Universitas Udayana dan Program Studi Kedokteran Universitas
Mataram. Namun hal itu nihil. Saya tidak diterima di Universitas manapun. Orang
tua saya sangat kecewa. Mereka terus berupaya agar anaknya mendapat pendidikan
yang baik. Sebulan kemudian dibukalah pendaftaran SBMPTN. Saya mendaftar lagi
di Program Studi yang sama yakni Kedokteran Universitas Udayana, Kedokteran
Universitas Mataram dan Program Studi Fisioterapi Universitas Udayana. Sewaktu
menunggu pengumuman SBMPTN, saya juga mendaftar di Program Studi D-IV Fisioterapi
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta. Tepat tanggal 25 Juni 2014, saya pun
berangkat dari Mataram hingga ke Solo demi mendapat sekolah terbaik. Dan
alhasil saya pun diterima di Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta. Namun setelah
pengumuman SBMPTN, saya juga di terima di Program Studi Fisioterapi di
Universitas Udayana. Orang tua saya bingung memilih dimana saya akan
melanjutkan kuliah. Akhirnya mereka menyuruh saya untuk melanjutkan di
Poltekkes Surakarta karena Fisioterapi Poltekkes Surakarta lebih berpengalaman
dari pada Fisioterapi Universitas Udayana.
Menurut teman – teman saya, saya adalah
pribadi yang pendiam namun menyenangkan. Saya terkesan pemalu dan lebih cuek
bila baru mengenal seseorang, namun itu hanyalah gambaran sementara, setelah jauh
mengenal saya, pasti semua hal yang dikatakan tersebut akan berbanding
terbalik. Terkadang dalam suatu obrolan yang ramai saya lebih suka diam dan
memperhatikan teman-teman saya, dan sesekali menyampaikan sesuatu. Saya agak
sulit beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga saya agak lambat untuk
mendapatkan pertemanan. Saya termasuk orang yang tertutup, hanya sedikit
bersikap terbuka kepada teman-teman terdekat saja itupun hanya teman-teman yang
bisa saya percaya saja.
Saya suka
mendengarkan musik sambil bersenandung kecil. Saya adalah orang yang takut pada
hal-hal yang menantang. Saya adalah orang yang bertanggung jawab dan baik,
sehingga selama ini belum ada hal-hal yang bermasalah dengan teman, keluarga dan
orang sekitar saya. Saya lebih suka pada orang yang bersikap apa adanya karena
mereka lebih asik untuk diajak berteman. Saya lebih suka mengalah karena saya
benci dengan perdebatan. Saya juga tipe orang yang pemaaf, setiap kesalahan
seseorang selalu saya maafkan dan lupakan dan saya juga tidak suka orang yang
pendendam.
Saya adalah
seseorang yang sangat mencintai keluarga. Saya lebih suka menikmati liburan
bersama keluarga dirumah dibanding bermain dengan teman, karena setiap akhir
pekan saya selalu meghabiskan waktu bersama keluarga. Terkadang saya juga
bermain bersama teman-teman diakhir pekan, sekedar untuk menghilangkan penat
setelah hampir 6 hari belajar dalam seminggu.
Saya mempunyai
hobi yang banyak. Dulu saya sangat suka dengan olahraga terutama bermain sepak
bola, namun yang baru-baru ini hobi saya sedikit agak aneh, yaitu tidur.
Apabila sudah melihat kasur,bantal,dan guling langsung saya tertidur pulas.
Bisa saya simpulkan saya seorang yang mudah bosan.
Begitulah deskripsi
singkat mengenai diri saya, saya selalu berusaha untuk memperbaiki kekurangan
yang ada dalam diri saya, dan tidak menjadikan kekurangan yang ada dalam diri
saya sebagai suatu halangan untuk bisa lebih baik.